Pondok Mertua Indah

*Late post
Weekend is comiiing...!
Antara senang dan emm..  hehe...
Sebagai seorang pegawe yang membutuhkan waktu libur dan break dari masa menjenuhkan suasana kantor namun harus menikmati weekend bukan di rumah sendiri.

Minggu lalu sempat terhibur karna pulang ke rumah orangtua, bersamaan dengan acara mitoni yang diselenggarakan bapak ibu. Aaaah... senangnyaaa.. sayang waktu cepat sekali berlalu.

Lima bulan setelah pernikahan kita sempat tinggal berdua saja. Aku ratu dan suami rajanya.
Ga mungkin ga ada pertengkaran, tapi paling engga bisa belajar berumahtangga sendiri meski cuma sewa rumah 4x6 m. Namun karna kehamilan semakin membesar, suami kawatir dengan kurangnya asupan nutrisi dan kesendirianku ketika suami harus pulang malam atau bahkan beberapa hari tidak pulang.

So, tercetuslah kata - kata suami "kita tinggal sama papa mama aja ya?"
Dengan perdebatan, pertengkaran yang cukup pelik, akhirnya sebagai istri yang baik, mengiyakan usulannya.

Papa mama mertua menyambut gembira ria, entahlah mungkin sudah lama berpisah dengan anaknya. Mereka sangat baik juga, memperlakukanku seperti ndoro putri. 
Bayangin tiap hari dimasakin, dibikinin teh, dibuatin bekal makanan ke kantor, direbusin air hangat buat mandi, dicuciin baju - baju kita sampai setrika, dan lain - lain yang hampir aku tidak berfungsi sebagai istri.

Tapiiii tunggu dulu, ada rasa semacam sungkan, canggung, ga enak, dan segala macam berkecamuk di batin dan kepala. Mungkin beberapa orang bakal seneng banget diperlakukan seperti ini, tapi enggak buat aku.
Aku merasa semakin useless sebagai istri. 
Aku merasa ngrepotin terus.
Aku ga jadi wanita yang hebat kalau gini terus.
Aku cemburu ketika semua pekerjaan melayani suami harus direbut mama mertua

Tapi yaaah.. everything is gonna be okay.
Aku yakin itu cuma perasaan - perasaan sensitif seorang ibu yang sedang hamil. Hyahaha i hope so...
Mereka gimanapun adalah orang tuaku saat ini.

http://gaulfresh.com/

No comments:

Post a Comment